Heboh Dugaan Potongan Dana PIP di Cikampek, Orang Tua Sebut Ada Arahan dari Pihak Sekolah

MOOD INDONESIA – Dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SDIT Ar-Ruhany Sa’diyyah, Cikampek, menjadi sorotan publik usai sejumlah orang tua murid menyampaikan aduan melalui pesan langsung (DM) Instagram kepada Ketua Umum IEMC, Ronald A. Sinaga atau yang akrab disapa BroRon.

Dalam tangkapan layar percakapan yang beredar, salah satu wali murid mengaku keberatan karena dana bantuan pendidikan yang seharusnya diterima siswa disebut dipotong sebesar 20 persen oleh pihak sekolah. Bahkan menurut pengakuannya, pemotongan tersebut disampaikan secara terbuka kepada orang tua murid.

“Sekolah ini secara sepihak memotong dana PIP anak sebesar 20 persen,” tulis salah satu wali murid dalam pesan tersebut.

Selain itu, beredar pula bukti percakapan yang diduga berasal dari grup wali kelas. Dalam chat tersebut, terdapat arahan terkait pencairan bantuan PIP dan permintaan agar sebagian dana dikembalikan kepada pihak sekolah.

Terbaru, orang tua murid yang mengadukan persoalan tersebut kembali memberikan keterangan tambahan kepada BroRon. Ia menyebut pesan mengenai pengumpulan dana itu diteruskan oleh wali kelas di grup kelas berdasarkan arahan pihak sekolah.

“Ini wali kelas yang meneruskan di grup kelas bang. Sumber tulisannya dari struktural sekolah, untuk wali kelas atas perintah atasannya,” tulis orang tua murid dalam percakapan yang diterima BroRon.

Orang tua murid itu juga berharap adanya bantuan dan perhatian terhadap persoalan yang mereka alami.

“Kalau ada keluangan waktu, mohon bantuannya bang,” lanjut isi pesan tersebut.

Menanggapi hal itu, BroRon menegaskan bahwa dana Program Indonesia Pintar tidak boleh dipotong secara sepihak oleh pihak mana pun, termasuk sekolah.

Menurutnya, dana PIP merupakan bantuan pemerintah yang diberikan langsung kepada siswa penerima untuk menunjang kebutuhan pendidikan dan sepenuhnya menjadi hak siswa sesuai nominal yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sekolah memang boleh membantu proses administrasi pencairan dana PIP. Namun sekolah tidak dibenarkan mewajibkan siswa ataupun orang tua menyerahkan sebagian dana bantuan tersebut,” tegas BroRon.

Ia juga menjelaskan bahwa apabila ada bentuk sumbangan atau infak, maka sifatnya harus sukarela dan tidak boleh disertai tekanan, paksaan, maupun penentuan nominal tertentu.

“Kalau ada potongan dengan angka tetap, misalnya 10 persen atau 20 persen, tentu itu patut dipertanyakan dan berpotensi melanggar aturan,” lanjutnya.

BroRon meminta apabila ditemukan dugaan pemotongan dana PIP, para orang tua murid dapat meminta klarifikasi resmi kepada pihak sekolah maupun melaporkannya ke Dinas Pendidikan, Ombudsman, atau kanal pengaduan resmi PIP Kemendikbud.

“Program PIP dibuat untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan dengan layak. Jadi penggunaannya harus benar-benar untuk kepentingan siswa penerima bantuan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SDIT Ar-Ruhany Sa’diyyah terkait dugaan tersebut.

Bupati Lamandau Serap Aspirasi Warga Saat Kunjungi Desa Sungai Buluh.

MOOD INDONESIA – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra melakukan kunjungan kerja ke Desa Sungai Buluh, Kecamatan Belantikan Raya, Senin (18/5), guna memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus memastikan pembangunan berjalan optimal.
Kedatangan orang nomor satu di Bumi Bahaum Bakuba itu disambut antusias warga.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati membuka dialog langsung bersama masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pelayanan publik.


Rizky menegaskan, seluruh masukan warga akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan pembangunan ke depan.


“Pemerintah Kabupaten Lamandau terus berupaya memperkuat sinergi dengan masyarakat demi mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujarnya.


Selain berdialog, Bupati juga meninjau sejumlah fasilitas dan infrastruktur desa guna memastikan program pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran.


Melalui kunjungan kerja ini, Pemkab Lamandau berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin agar pembangunan daerah semakin efektif dan sesuai kebutuhan warga. (Red)

Pelatih Indonesia John Herdman

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Tegaskan Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa skuad asuhannya tidak gentar menghadapi tim-tim kuat Asia di ajang Piala Asia 2027.

Juru taktik asal Inggris itu justru memandang grup berat tersebut sebagai kesempatan besar bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan kualitas di level tertinggi sepak bola Asia.

Dalam drawing yang berlangsung di Jeddah, Minggu (10/5/2026) dini hari WIB, Indonesia masuk ke dalam Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.

Eks pelatih Timnas Kanada itu menilai seluruh grup di ajang sekelas Piala Asia memang memiliki tantangan masing-masing. “Banyak orang akan melihat ini sebagai grup yang sulit. Namun, setiap grup memang pasti sulit,” ujar Herdman dikutip dari JPNN, Senin (11/5/2026).

Menghadapi Jepang di pertandingan pembuka, Herdman memastikan timnya akan bermain tanpa tekanan. Menurutnya, status sebagai tim underdog justru dapat menjadi keuntungan bagi Jay Idzes dan rekan-rekannya untuk menciptakan kejutan.

“Bagi kami, ini kesempatan besar. Saat melawan tim besar seperti Jepang, kami datang sebagai underdog dan memanfaatkan peluang yang ada,” katanya.

Kemudian pada laga kedua menghadapi Qatar, Herdman menilai anak asuhnya harus mampu tampil sempurna apabila ingin mencuri poin dari salah satu tim terkuat Asia tersebut.

Sementara saat bersua Thailand, pelatih berusia 50 tahun itu meminta para pemain menunjukkan semangat juang tinggi serta determinasi penuh demi meraih kemenangan.

“Kami harus mengeluarkan versi terbaik dari diri kami untuk bersaing melawan Qatar. Dan melawan Thailand, kami membutuhkan semangat juang, hasrat, serta determinasi untuk menang,” tuturnya.

Lebih jauh, Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia 2027:

Indonesia vs Jepang 11 Januari
Indonesia vs Qatar 16 Januari
Indonesia vs Thailand 20 Januari

ILUSTRASI: Seorang guru memberikan materi pembelajaran di kelas salahsatu sekolah Kota Bekasi, belum lama ini. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

Pemkot Bekasi Perketat Seleksi SPMB, Siapkan Akses Pendidikan Gratis untuk 3.000 Siswa Sekolah Swasta

Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sejumlah langkah untuk memperbaiki pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Selain memperketat jalur seleksi, Pemkot juga membuka akses pendidikan gratis bagi sekitar 3.000 siswa melalui kerja sama dengan puluhan sekolah swasta.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini harus berjalan lebih transparan dan bebas dari praktik kecurangan. Ia memastikan tidak ada ruang bagi titipan ataupun intervensi pihak tertentu dalam proses penerimaan siswa baru. “Tidak ada titipan, tidak ada orang dalam, dan semua harus sesuai dengan lokasi antara siswa dan sekolahnya,” ujar Tri dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Bekasi, Senin (4/5).

Menurutnya, polemik yang kerap terjadi setiap tahun dalam proses penerimaan siswa baru harus segera diakhiri. Untuk itu, Pemkot Bekasi menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Bekasi guna mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.

Sejumlah persoalan pada pelaksanaan tahun sebelumnya menjadi perhatian serius. Mulai dari kegagalan login sistem, gangguan saat pendaftaran online, lambatnya verifikasi akun, hingga dugaan manipulasi nilai rapor oleh pihak tertentu. Komisi IV DPRD Kota Bekasi pun menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB tahun ini. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, menyebut kesiapan sistem menjadi salah satu hal krusial yang harus dibenahi.

“Kita sampaikan catatan-catatan SPMB tahun 2025, dari mulai hambatan orangtua melakukan proses secara online atau melalui aplikasi yang seringkali bermasalah di pertengahan. Kita minta betul-betul dimitigasi,” kata Wildan usai rapat bersama Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Ia menambahkan, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan siswa baru. Oleh karena itu, semua tahapan harus dapat diakses dan dipantau secara terbuka oleh publik. Secara umum, skema SPMB tahun ini tidak mengalami banyak perubahan. Jalur pendaftaran masih terdiri atas jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi. Namun, terdapat penambahan komponen penilaian khususnya pada jalur prestasi.

Selain nilai rapor dan prestasi, seleksi kini juga mempertimbangkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta Computer Assisted Test (CAT). Sistem CAT akan digunakan untuk menguji kembali kemampuan calon siswa secara objektif berbasis komputer. Di sisi lain, jumlah siswa per kelas juga mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya satu kelas dapat menampung hingga 44 siswa, tahun ini dikurangi menjadi 40 siswa per kelas. Penyesuaian ini dilakukan seiring menurunnya jumlah lulusan sekolah dasar (SD).

Wildan menyebut, dari sekitar 40 ribu lulusan SD tahun ini, hanya sekitar 51 persen yang dapat tertampung di sekolah menengah pertama (SMP) negeri.

“Hanya ada perbaikan-perbaikan dan penyesuaian data pada jumlah lulusan SD yang dari tahun kemarin dan tahun ini ada perbedaan, turun sekitar dua ribu siswa,” ujarnya.

Untuk mengatasi keterbatasan daya tampung di SMP negeri, Pemkot Bekasi menjalin kerja sama dengan 47 SMP swasta. Melalui program ini, sekitar 3.000 siswa dapat mengenyam pendidikan secara gratis.

Pemerintah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp9 miliar untuk mendukung program tersebut. Setiap siswa akan mendapatkan subsidi biaya pendidikan sekitar Rp250 ribu per bulan atau Rp3 juta per tahun.

Wildan menilai program ini menjadi solusi bagi orangtua yang khawatir anaknya tidak diterima di sekolah negeri, sementara biaya sekolah swasta dinilai cukup tinggi.

“Saya kira untuk langkah awal cukup baik, kita bisa mengakomodir sekitar tiga ribu siswa untuk selanjutnya menjadi jawaban ketika orangtua khawatir di SMP negeri tidak diterima, sementara di swasta berat dengan biaya,” katanya.

Program sekolah swasta gratis ini juga telah terintegrasi dalam sistem SPMB. Khusus jalur afirmasi, calon siswa diberikan empat pilihan sekolah, terdiri dari dua SMP negeri dan dua SMP swasta.

Meski demikian, DPRD menyoroti belum optimalnya sosialisasi kepada masyarakat. Padahal, tahapan pra pendaftaran akan dimulai dalam waktu dekat.

Wildan meminta Dinas Pendidikan segera menayangkan dashboard SPMB terbaru serta memperluas sosialisasi hingga ke tingkat wilayah, termasuk RT dan RW.

“Sehingga kita minta dalam satu atau dua hari ini harus sudah mulai tayang dashboard SPMB yang baru di website. Juga kita minta untuk disosialisasikan, ini bukan hanya urusan Disdik tetapi juga melibatkan unsur pemerintahan di wilayah bahkan RT/RW,” tegasnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibhowo Mahartoyo Sukmo, memastikan pihaknya tengah mematangkan seluruh persiapan SPMB.

“Kesiapannya sudah hampir final, segera kita finalkan untuk disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pra pendaftaran SPMB akan berlangsung mulai 18 Mei hingga 19 Juni 2026. Sementara itu, pelaksanaan tes CAT dijadwalkan dua minggu setelah pembukaan pra pendaftaran, yakni pada 2 Juni.

Chondro menegaskan, penambahan tes CAT bertujuan untuk memastikan seleksi jalur prestasi berjalan lebih objektif dan tidak hanya bergantung pada nilai rapor.

“Dalam CAT itu kami Dinas Pendidikan menguji kembali calon murid baru yang memilih jalur prestasi, jadi tidak hanya berdasarkan nilai rapor dan hasil tes TKA,” ungkapnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga akan menyiapkan posko pengaduan dan layanan di setiap kecamatan serta sekolah guna membantu masyarakat yang mengalami kendala saat pendaftaran.

“Kita menempatkan posko-posko pelayanan dan pengaduan juga di setiap kecamatan bahkan di sekolah-sekolah nanti untuk membantu masyarakat yang memang kesulitan untuk mendaftar secara online,” tambah Chondro